Aplikator ojek online seperti Gojek dan Grab tidak diwajibkan memberikan tunjangan hari raya bagi pasangan driver. Namun, Gojek memberikan beberapa bonus atau insentif.
Head of Region Gojek Indonesia, Gede Manggala, mengatakan pihaknya fokus untuk mengurangi beban pengemudi ojek dan ojek online, termasuk saat lebaran. Oleh karena itu, startup jumbo ini telah menyediakan program swadaya sejak 2016.
Mengacu pada komitmen tersebut, Gojek memberikan setidaknya empat bonus selama libur Lebaran kepada mitra pengemudi taksi dan ojek online. Keempatnya adalah:
Diskon tiket kereta api yang dibeli melalui Program Swadaya Diskon biaya perawatan kendaraan melalui Program Swadaya Diskon barang sembako Insentif jika pemesanan diterima pada lebaran pertama dan kedua.
“Kami memiliki program liburan khusus termasuk Hari Raya pertama dan kedua. Modelnya dinamis tergantung kota masing-masing,” kata Gede.
Rincian total diskon tiket kereta api hingga biaya perawatan adalah sebagai berikut:
Program Swadaya Gojek untuk Aidilfitri 2023 (Gojek)
Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menjelaskan kemitraan tidak berhak atas THR keagamaan.
“THR keagamaan hanya diberikan kepada mereka yang memiliki hubungan kerja dengan pemberi kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT),” tulis Kementerian Ketenagakerjaan melalui Twitter, Senin (3/ 4). .
Hubungan sopir taksi dan ojek on line dengan aplikator seperti Gojek, Grab, Maxim dan mitra inDrive saja. Operasi pengemudi sebagai mitra diatur oleh perusahaan.