liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Lima Cara TikTok Lindungi Pengguna Remaja dari Bahaya

TikTok dilaporkan sedang menguji chatbot kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, bernama Tako. Manajemen startup asal China ini menegaskan sedang menguji teknologinya.

“Menjadi yang terdepan dalam inovasi adalah inti dari membangun pengalaman TikTok, dan kami selalu mengeksplorasi teknologi baru yang memberikan nilai tambah bagi komunitas kami,” kata juru bicara TikTok, Kamis (25/5).

Seorang juru bicara TikTok mengatakan perusahaan sedang menguji cara baru untuk mendukung pencarian dan penemuan di TikTok di pasar tertentu.

Lebih lanjut, perusahaan berharap dapat belajar dari komunitas Tiktok agar perusahaan terus menciptakan tempat yang aman, menghibur, menginspirasi kreativitas dan mengedepankan budaya.

Dikutip dari TechCrunch, chatbot milik TikTok saat ini sedang dalam pengujian terbatas di pasar tertentu. Kemudian, chatbot Tako akan muncul di sisi kanan antarmuka TikTok atau di atas profil pengguna dan tombol lain untuk suka, komentar, dan bookmark.

Dengan Tako, pengguna dapat mengajukan berbagai pertanyaan tentang video menggunakan pertanyaan dalam bahasa natural atau asli untuk meminta saran guna menemukan konten baru.

Saat dimintai rekomendasi, Tako akan menjawab dengan daftar hasil pencarian yang menyertakan nama video, pembuat dan subjek, serta tautan ke video yang disarankan. Kemudian, pengguna dapat mengklik thumbnail video untuk dialihkan ke konten.

Selain itu, Tako juga menyarankan pengguna untuk bertanya tentang video yang mereka tonton.

Perusahaan intelijen aplikasi Watchful.ai mengatakan sedang menguji chatbots.

Watchful.ai mengatakan mereka menemukan chatbot AI dalam pengujian pada perangkat iOS di AS. Namun, TikTok mengatakan versi bot saat ini tidak tersedia di AS, tetapi sedang diuji di pasar global lainnya, termasuk tes awal dalam waktu terbatas di Filipina.

Pada peluncuran pertama, dalam pesan pop-up, TikTok menyatakan bahwa Tako masih dalam tahap percobaan. Sementara itu, umpan balik chatbot mungkin tidak benar atau seakurat semua chatbot AI modern seperti ChatGPT OpenAI dan Google Bard, antara lain.

TikTok menegaskan bahwa chatbot tidak bergantung pada nasihat medis, hukum, atau keuangan. Selain itu, semua percakapan Tako akan ditinjau untuk tujuan keamanan dan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Karena teknologinya sangat baru, perusahaan mengatakan akan merekam interaksi pelanggan dan meninjaunya untuk membantu meningkatkan chatbot mereka. Dengan kata lain, percakapan pengguna dengan chatbot tidak dihapus setelah obrolan berakhir.

Beberapa perusahaan telah mengatasi masalah privasi pengguna ini dengan mengizinkan pengguna menghapus obrolan mereka secara manual, seperti yang dilakukan Snap dengan chatbots di aplikasi Snapchat. Sementara itu, TikTok mengambil pendekatan yang mirip dengan Tako, karena memungkinkan pengguna menghapus obrolan mereka.